Entry: Semarang Pesona Asia 2007: Hanya Sebuah Acara Jul 21, 2007



Semarang Beauty of Asia 2007Pertanyaan saya dan kebanyakan warga Semarang terjawab sudah. Menunggu penjelasan semenjak pertama kali digaungkan oleh Pemkot atau walikotanya langsung, Sukawi Sutarip, di masyarakat sejak enam bulan lalu, akhirnya terjawab sudah. Melalui sebuah brosur resmi yang dibagikan kepada peserta Bincang Kompas 'Prospek Semarang Pesona Asia' beberapa hari yang lalu.

Bagian Introduction menjelaskan "Semarang The Beauty of Asia 2007 is an international art and culture performance event that show the dance and music spectacular collaboration from the world and traditional artists from each countries…" Bukan awal dari acara pariwisata berkelanjutan di Semarang, yang akan menjadi agenda sejumlah biro perjalanan dan wisata di seluruh dunia. Saat disandingkan dengan Solo yang mempunyai tagline 'Spirit of Java' dan mempunyai badan promosi mandiri dan Jogja yang memiliki tagline sudah mengakar di masyarakat Jogja 'Jogja Never Ending Asia', Semarang Pesona Asia menjadi tagline yang ikut-ikutan tetapi dalam ruang lingkup dan durasi yang lebih kecil. SPA tidak mempunyai planning sebagai agenda wisata jangka panjang dan akhirnya memajukan lokasi-lokasi wisata di kota Semarang yang menarik namun belum tertata apalagi terorganisir. Mengikuti ide dari Sukawi Sutarip setelah berkunjung ke Cina beberapa waktu lalu, pengembangan image wilayah perlu diadakan. Melalui Semarang Pesona Asia ini diharapkan Semarang menjadi lebih dikenal di dunia internasional. Hal yang sangat mustahil jika mengharapkan kedatangan wisatawan manca negera apalagi investor luar negeri tanpa persiapan promosi wilayah. Masyarakat juga tidak mengetahui apakah kedatangan investor telah dipersiapkan sistem administrasinya semacam one stop services atau kebijakan layanan cepat dan ringkas seperti didaerah lain. Jangan-jangan ketika investor datang, mereka kembali menarik diri ketika mengetahui bahwa belum adanya kepastian sistem pengelolaan investasi.

Masyarakat pedangang kaki lima hanya merasakan dampak resah dari Semarang Pesona Asia. Mereka cemas mendengar kabar akan direlokasi dari tempat semula di trotoar Jalan Pandananaran dan seputar Simpanglima. Pedagang kuatir akan tidak mendapatkan pemebeli sebanyak tempat semula. Dalam rangka mendukung SPA, pemkot juga meluncurkan program city walk yang berlokasi di kota lama Semarang sepanjang kurang lebih 400 meter. Lagi-lagi tanpa perencanaan, lokasi yang masih terik diwaktu siang, tanpa naungan pohon apalagi tempat untuk istirahat pejalan kaki.

by. http://www.cordiaz.com/

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments